Minggu, Juni 16tahukahkamu.net |

Jangan Pernah Lakukan Ini Pada Korban Lakalantas !!

Tahukahkamu.net – Siapa yang tak tergerak hatinya melihat korban kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) yang terjadi dihadapan kita. Namun rupanya ada beberapa hal yang mesti kita ketahui saat peristiwa ini terjadi.

Menyelamatkan korban lakalantas memang menjadi tanggung jawab kita bersama. Cukup menghubungi aparat, lalu membawanya ke Rumah Sakit. Namun bagiamana jika korban sudah terluka parah?.

Nah ini yang menjadi tanda tanya besar bagi kita masyarakat awam. Menurut informasi yang dihimpun Tahukahkamu.net, Kepala Ambulans Gawat Darurat, Irawan menjelaskan sebaiknya melakukan pertolongan sesuai standar, dan tidak memperburuk keadaan. Pertolongan dengan membuka helm korban lakalantas sangat tidak dianjurkan disebabkan bisa memperparah kondisi.

Salah satu anggota Basarnas yang tak ingin disebutkan namanya menjelaskan, harus memerikan bagian tubuh korban dahulu sebelum dilakukannya pertolongan berikutnya.

“Seperti saat ada yang kecelakaan. Harus diperiksa dulu mulai dari lehernya, tangannya, kakinya dengan pelan. Jangan sampai ada yang patah. Kalau ada yang patah lantas tidak ditahu, kan bisa memperburuk kondisi korban saat akan dibawa ke rumah sakit,” katanya kepada Tahukahkamu.net.

#

Selain memeriksa anggota tubuh, rupanya kita masyarakat awam juga mesti hati-hati karena jangan sampai itikad baik kita bisa membawa kita pada perkara yang tertuang dalam pasal 531 UU Hukum Pidana (KUHP) yang berbunyi :

“Barangsiapa menyaksikan sendiri ada orang di dalam keadaan bahaya maut, lalai memberikan atau mengadakan pertolongan kepadanya sedang pertolongan itu dapat diberikannya atau diadakannya dengan tidak mengkhawatirkan, bahwa ia sendiri atau orang lain akan kena bahaya, dihukum kurungan selama-lamanya tiga bulan atau denda sebanyak-banyaknya Rp 4.500,- Jika orang yang perlu ditolong itu mati”.

BACA JUGA:  Inilah Asal Usul Coffee Shop Yang Tidak Diketahui Banyak Orang

Nah untuk menghindari hal tersebut terjadi, upayakan lebih dulu menghubungi 119 untuk memberikan informasi mengenai peristiwa tersebut. Dengan begitu, kamu juga sudah ikut membantu korban lakantas.

Bagikan!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *