Jumat, Maret 22tahukahkamu.net |

Mengintip Kisah Kue “Gagal” Yang Bernama Brownis

Tahukahkamu.net – Cemilan atau kue sudah dikenal jutaan tahun lamanya. Konon, sebelum ditemukannya kue, roti adalah menu hidangan penutup bagi kaum dermawan dan bangsawan. Namun kini tidak lagi. Kalangan atas dan bawah sudah bisa menikmati kelembutan dari setiap cemilan ini bersama-sama.

Terus bagaimana dengan perjalan kue?. Tahukahkamu.net merujuk pada salah satu hidangan yang dianggap gagal dalam pembuatannya. Yaa betul. Kue itu bernama Brownis.

Menurut kisahnya. Seorang lelaki yang merupakan penjual kue itu mengalami krisis keuangan untuk membeli bahan dasar kue yang biasa ia buat, dan jual di pasaran. Sampai suatu ketika, karena kurangnya bahan (baking powder), Ia mencoba membuat kue ala kadarnya dan berharap model, tekstur, serta warna bisa seperti kue yang biasa ia buat.

Setelah beberapa jam berkutan dengan ovennya. Ia penasaran dengan bentuk kuenya. Dibukanya oven tersebut, lalu yang nampak hanyalah kue bontot tak berongga, padat, dan sangat pekat dalam warna. Ia putus asa, lalu menaruhnya diatas meja.

Setelah menyongsongnya fajar mentari. Seseorang yang biasanya menjejakan kue ini di pasar akhirnya datang. Seperti biasa, ia hanya mengambil kue yang ada diatas meja lalu keluar tanpa sepengetahuan sang pembuat kue.

Sore hari, si penjejal roti itupun pulang dan membawa recehan koin hasil jualannya. Si pembuat roti kaget dan menanyakan darimana uang itu. Si pria penjejal kue ini lalu menjelaskan hasil jualannya itu. Rupanya, dipasaran banyak yang memesan kue itu lagi. Akhirnya, sang pembuat kue tertawa dan legah karena krisis yang menimpanya tidak berangsur lama.

BACA JUGA:  Sehatkah Jika Nasi Dipanaskan Kembali?

Menurut informasi yang dihimpun Tahukahkamu.net, Kue Brownis ini pertama kali diperkenalkan pada tahun 1897. Namun jauh sebelum itu, resep kue brownis ini pernah ditemukan dalam sebuah resep tua di Amerika Serikat sekitar abad 19 bernama Chewy Chocolate Cake. Resep ini dianggap sebagai resep kue brownis.

Seiring berjalannya waktu. Kue brownis ini pun bisa kita jumpai dalam aneka bentuk, warna, dan rasa yang tak muluk harus dengan cita rasa coklat. Beberapa toko kue pun mengombinaksikan rasanya dengan menambahkan keju, pandan, dan selai untuk cita rasa yang lebih menarik.

Bagikan!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *